Kecelakaan Paling Heboh di Olahraga Balap

Olahraga balap adalah olahraga yang melibatkan adanya adrenaline rush pada pembalap. Umumnya setiap balapan akan mengutamakan prinsip safety first agar tidak terjadi musibah. Namun terkadang adanya limpahan adrenalin ketika mengimpikan dirinya di podium, membuat pembalap melupakan prinsip tersebut. Musibah kecelakaan pun terjadi. Olahraga berkecepatan tinggi ini telah menyebabkan banyak pembalap yang terluka bahkan meninggal.


Gilles Villeneuve adalah pebalap asal Kanada yang memulai karirnya di Quebec dalam olahraga balap mobil salju. Singkat cerita, karena dirinya menjuarai Formula Atlantik 1976 di Amerika dan Kanada, dirinya ditawari untuk bergabung dengan McLaren setahun kemudian. Villeneuve mengalami kecelakaan pada kualifikasi Grand Prix Belgia pada 1982 di mana dia menabrak mobil yang lebih lambat. Mobilnya terpental ke udara dan mendarat di pagar pembatas. Setelah meninggal, namanya diawetkan untuk sebuah sirkuit di Kanada.


Berjulukan The Intimidator Earnhardt merupakan tokoh yang kontroversial dalam sejarah NASCAR karena sering melakukan cara apa saja untuk menang. Dirinya memenangkan 76 pertandingan balap mobil dan 7 kejuaraan bersama dewa poker. Pada Piala Winston 2001 race terakhirnya sebelum pensiun, dirinya menginginkan tempat kedua di podium. Sayangnya, Daytona 500-nya disenggol bagian belakangnya di belokan ketiga.

 

Dale oleng dan terbanting terbalik ke pembatas lalu tewas.
Pebalap muda dari jepang yang masih berusia 19 tahun ini tewas dalam sirkuit Misano di laga Moto2. Tomizawa berada di posisi keempat ketika terjadi kecelakaan antara Alex de Angells dan Scott Redding yang membuat kedua pebalap di belakangnya tersebut melindasnya. Dirinya terlindas karena sebelum kejadian, motornya selip dan terjatuh. Meski sempat mendapat perawatan medis, tak lama Tomizawa dinyatakan tewas.